Kamar Nomor 1808

65905_karikatur_obama_chimp_di_new_york_post_thumb_300_2252“KAMAR nomor 1808, kerjakan sesuai keahlianmu,” ujar seorang perempuan dalam telepon.
“Bayarannya? Saya tak mau tertunda,” jawab seorang laki-laki diseberang.
“Beres, nanti aku ikut denganmu, aku ingin pastikan saja ..” kata-katanya belum selesai telah dipotong laki-laki bayaran itu.
“Siap, sesuai perjanjian.”
“Oke, aku tunggu,” perempuan itu pun menyudahi pembicaraan.

**
Hari masih siang, ketika sebuah mobil berhenti di depan lorong sudut kota itu. Tapi hari itu, langit tampak gelap. Angin dari barat berhembus kencang, sepertinya sebentar lagi turun hujan.

Sampah-sampah kertas dan plastik melayang-melayang. Ia berputar-putar, jatuh tepat di kaki seorang perempuan yang baru saja turun dari sedan hitam. Badannya langsing dengan pakaian hitam terlalu minimm, tingginya kira-kira 160 cm, berambut sebahu dan ikal, memakai rok pendek sehingga membuat kakinya tampak begitu jenjang. Kepulan asap rokok keluar dari mulutnya.

Baca selanjutnya

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.